Opak merupakan salah satu makanan ringan khas Jawa Barat yang sering menjadi oleh-oleh ketika orang berwisata ke Jawa Barat. Biasanya opak terbuat dari tepung beras atau ketan yang di campur dengan air parutan kelapa dan dibumbui dengan garam, dan penyedap rasa dibentuk sampai menjadi adonan. Kemudian adonan bentuk tipis lalu di cetak bulat dan dijemur hingga kering. Proses penjemuran opak memakan waktu kurang lebih dua hari dalam cuaca panas.

Sejarahnya opak pertama kali dikenal di daerah Sunda Jawa Barat dan yang menjadi wilayah dengan sebutan wilayah Opak sendiri yaitu Kecamatan Buahdua. Pada awalnya opak digemari semua masyarakat sunda dan menyebar ke masyarakat luar. Opak banyak  digemari karena rasanya yang gurih dan memiliki tekstur yang renyah, cocok menjadi teman makan pengganti kerupuk.

Banyak UMKM yang menjual opak di Kabupaten Sumedang seperti salah satu penjual opak yang terletak di Desa Buahdua Kecamatan Buahdua yaitu Opak Rika “Cita Rasa Ibu Rika” yang menjadi salah satu kegemaran warga di Kabupaten Sumedang. Selain menjual opak rumah produksi ini juga menjual makanan ringan lain nya seperti renginang dan lenring. Opak ibu rika mempunyai keunggulan yaitu selain opak nya renyah dan gurih produk ini tidak menggunakan pengawet dan harganya yang terjangkau dan ekonomis.

Dimasa modern seperti saat ini sudah banyak olahan makanan jungfood ataupun makanan olahan yang banyak mengandung pengawet buatan yang berbahaya untuk dikonsumsi. Bahkan banyak sekali olahan makanan cepat saji dijalanan seperti seblak yang digandrungi oleh banyak orang dari berbagai golongan muda, tua, ataupun anak kecil. Hal ini yang mempengaruhi tergesernya makanan tradisional oleh makanan cepat saji bahkan banyak anak muda yang awam terhadap berbagai olahan makanan tradisional seperti “Opak”, “Rengginang”, dan “Lendring” yang terbuat dari olahan ketan.

Artikel ini akan menjelaskan bagaimana “Olahan Ketan Citrasara Ibu Rika” atau lebih dikenal dengan “Opak Rika” mampu bertahan dalam persaingan dimasa modern.

 

Beralamatkan di Jln Raya Buahdua Desa Buahdua Kecamatan Buahdua Kab.Sumedang ibu Rika dan beberapa pegawainya memproduksi langsung olahan opaknya. Selain Opak, ibu Rika juga memproduksi Rengginang dan juga Lendring yang pemasarannya tidak hanya didalam kota bahkan sudah mencangkup luar kota seperti Garut, Bandung dan kota kota besar lainnya. Selain karena rasanya yang sudah terkenal nikmat dan gurih produk olahan Ibu Rika sangat terjangkau harganya dikalangan masyarat. Factor lainnya yang membuat usaha Ibu rika masih bertahan di era digital sampai saat ini yaitu pembuatan toko di E-Commerce besar seperti Tokopedia dengan nama toko Cita Rasa Ibu Rika juga pemasaran seperti Instagram dengan nama @opakrika..

 

 

Dibawah ini adalah beberapa produk olahan dari UMKM “Cita Rasa Ibu Rika” :

 

  1. Opak Rp.15.000/bungkus

Makanan ringan dari jenis kue kering tradisional yang dapat bertahan cukup lama tanpa bahan pengawet adalah opak ketan. Opak  ini merupakan olahan tepung beras ketan yang dicampurkan dengan kelapa parut, garam dan penyedap. Campuran bahan ini kemudian dibuat menjadi adonan opak dan dibentuk bulat pipih lalu dijemur kering dan dipanggang matang.

Opak sendiri merupakan makanan ringan khas warga Sunda yang tentunya akan banyak sekali ditemukan di berbagai acara seperti hajatan dan syukuran. Makanan ringan ini sengaja dibuat untuk suguhan dan jamuan keluarga dan para tamu yang datang.

 

 

  1. Rengginang Rp.500/pcs

Rengginang sendiri sudah ada sejak jaman dahulu kala. Orang-orang zaman dahulu mengonsumsi rengginang sebagai teman makan. Namun saat ini rengginang lebih banyak dimakan sebagai camilan, terutama dengan makanan tradisional lainnya seperti opak. Rengginang adalah makanan tradisional yang biasa terbuat dari nasi atau beras ketan. Namun sekarang, rengginang juga bisa dibuat dengan singkong. Makanan ini memiliki rasa yang gurih dan renyah saat dimakan. Masyarakat sering menyajikan makanan tradisional ini ketika momen lebaran untuk menyambut tamu Jika anda ingin merasakan kembali gurih dan renyahnya makanan tradisional ini, anda tidak perlu bingung-bingung mencarinya di Opak Rika.

  1. LENDRING Rp.50.000/kg

 

Lenring merupakan makanan khas dari Warga Sunda yang artinya Lenring itu adalah ulen kering. Rasanya yang enak, gurih dan crispy membuat banyak orang yang tertarik untuk membeli nya. Lenring ini pula terbuat dari olahan beras ketan, jika di proses Opak adonannya dibentuk dan dipipihkan sehingga terbentuknya opak, namun lenring ini tidak dicetak seoerti itu melainkan dibentuk persegi panjang dan dipotong menyerupai bentuk stick.

 

  • Permasalahan yang dihadapi :
  1. Kurang terkoordinasinya/pengelolaan marketplace
  2. Tidak adanya inovasi produk
  3. Penurunan omzet dimasa pandemic
  4. Awamnya owner dalam pemasaran digital
  5. Daya saing penjualan yang masih kalah oleh produk sejenis
  6. Kurangnya kepopuleran dari produk

 

  • Cara penyelesaian masalah :
  1. Pengelolaan marketplace yang harus mulai ditata dengan baik
  2. Pemanfaatan teknologi digital untuk pemasaran produk seperti pembuatan akun Intagram dan Whatsapp Business, ataupun pemasaran disosial media lainnya semenarik mungkin.
  3. Melakukan inovasi produk dengan menambahkan beberapa varian rasa ataupun produk olahan lainnya.
  4. Melakukan survey bauran produk yang sama agar mengetahui perbedaan antara produk kita dengan produk perusahaan lain.
  5. Adanya penawaran diskon/hadiah untuk pembeli yang melakukan pemesanan dalam jumlah yang banyak untuk menarik minat konsumen.
  6. Membranding produk dengan membuat banner di tempat yang strategis seperti pinggir jalan dan didepan rumah produksi

14 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *